#OneWeekOnePost — Work for Eternity

“Menulis adalah bekerja untuk keabadian” —Pramoedya Ananta Toer
Satu kalimat yang sempurna sanggup membuatku merinding.
Setelah kupikirkan, esensi kalimat itu luas sekali, Bung.
Benar, ketika kita hilang tertimbung tanah nanti, apa yang akan menjadi penanda keberadaan kita selain nisan?Sebuah sejarah−dalam hati dan pikiran orang yang mengenal kita. Namun, well, berapa generasi yang akan mengingat dan mengakui keberadaan kita? Dua? Tiga? Tiga pun sejujurnya kusudah sangsi. wkwk
Sejarah yang kita tahu, baca, dan pelajari selama ini juga kan bersumber dari bermacam-macam bukti, salah satunya dari naskah; tulisan. Kurangnya seperti itulah esensi keabadian itu, tidak hilang tertimbun tanah, termakan usia, menembus berlapis masa dan bisa jadi selamanya tetap ada walau yang membaca satu-dua. wkwk

Itulah salah satu motivasi gue untuk keep on typing, sebab ada berbagai aspirasi dan opini di kepala yang kadang tidak mampu diteriakkan. Bukan sebatas kurangnya kuasa, tapi juga keterbatasan media.

“Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin,
akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari.” −Pramoedya Ananta Toer

Menulis juga merupakan salah satu penghilang penat yang sedikit “bermutu” dibanding bolak-balik ngintip hidup orang lain, ya gak sih?
Well, sesungguhnya update status pun termasuk dalam keabadian yang gue sebutkan di atas, serandom apapun status yang lo buat itu bakal jadi sejarah—minimalnya buat diri lo sendiri—. Lama kelamaan gue nyadar juga, dari tulisan/status orang kita bisa menilai tipikal apa orang tersebut. Gue suka kurang sreg sih sama tipikal orang yang terkesan ngejudge orang lewat status medsosnya, back to oke dia bebas lah mau nulis apa pun, tapi ya nyadar dirilah kalo medsos itu bukan goa yang cuma ada lo doang di dalemnya.
Intinya sih, menulis lah dan sebarkanlah kebaikan, bukannya malah permusuhan dan keluhan tak berkesudahan. Dah gitu. wkwk

Akhir-akhir ini gue juga mulai tertarik buat terjun ke dunia pers. Gue pengen ngembangin terus minat yang gue punya sekaligus istiqamah buat terus nulis dan banyak baca. Well, agak sedikit susah juga sih buat nyesuain sama jadwal kuliah, garagara hm ya udah kebanyakan kegiatan dan kebanyakan tugas.-___-  Sebagai langkah awal, gue mau bikin project sama diri gue sendiri untuk seminimal mungkin update post di web ini seminggu sekali, serandom apapun tema artikel itu wkwk.
Artikel ini sesungguhnya hanyalah salah satu warming-up gue buat brainstorming. Menerapkan exercise bahasa inggris di kelas kemarin buat menulis apapun yang lewat di otak. Harusnya pake bahasa inggris sih, wkwk, yha boleh deh kapan-kapan gue coba.
So sorry to say kalo agak sedikit ngawur dan gak jelas. Haha

Jadi, kuy nulis!!

Credit:pakdenulis.files.wordpress.com/
pakdenulis.files.wordpress.com/

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s