Debaters

Assalamualaikum.
Di post yg ini, gue mau share tentang salah satu “workspace” gue selama SMA.
Semoga bisa menumbuhkan percikan semangat buat temen2 semua.
Yah, karena gue bentar lagi bakal “out” dari semua hal semasa sekolah yg gue anggep asik, jadi gue mau berbagi ke orang-orang dan tularin keasikan yg gue rasain. Ya minimalnya, bakal ada sedikit manfaat kalo kalian merasa terpanggil buat do the same thing as mine too, atau justru lebih baik dari gue. I hope.
Semoga kalian ga bosen baca tulisan gue.

Dulu pas SMP, gue sering jadi Storry Teller alias yg bacain Story Telling. Nanti kapan-kapan insya Allah gue share tentang gimana itu Story Telling yaaa. Buat adik-adik yg di SMP kayanya bakal berguna grgr banyak ajang lomba Story Telling buat anak SMP. Tapi gue belum mood buat nulis tentang itu. So ya, wait me.

Pas udah SMA, gue coba hal baru, yakni menjadi seorang debaters.
Apakah itu?
Ya gampangnya, anggaplah kita sebagai seorang pakar yang tengah memdiskusikan sebuah masalah/isu (disebut mosi), dimana didalam sebuah diskusi, pastilah akan ada dua kubu dengan pendapat yg bertentangan.
Itulah arena pertarungan kita.
Umumnya, debate itu menggunakan bahasa inggris, tapi gue juga pernah debat bahasa indo. Jadi, ga menutup kemungkinan ada debat bahasa jepang, jerman dsb.
Di dalam sebuah permainan, pasti ada pemain. Nah pemainnya itu ada 6 orang yang terbagi atas 2 kubu; pro dan kontra. Masing2 kubu itu terdiri dari First Speaker (Pembicara pertama), Second Speaker(Pembicara kedua) dan Third Speaker(Pembicara ketiga), jadi ada 3 orang per team.
Nanti, kita bakal kasih argumen atau pandangan kita terhadap mosi tersebut dalam waktu 7 minutes + 20 second for addition.
Mosi ada dua jenis, yakni THBT (The House Believe That) dan THW (The House Would). Apa bedanya? Bedanya, kalo THBT itu kita berbicara tentang isu yang sudah terjadi. Jadi kasih aja fact yg banyak.
Kalo THW, si mosi itu tuh baru wacana, jadi gampangnya kita tuh lagi berunding buat menerapkan atau tidak suatu sistem. Nanti diakhirnya kasih solution, apakah itu sistem layak gak buat dilaksanakan/diterapkan.

Gimana mekanismenya?
Gini :

  1. Pembicara pertama pro (Government) bakal pertama kali ngasih argumennya, yg konteksnya adalah : Bacain motionnya, kenalin team dan pembagian side (ex: side ekonomi, side sosial, side kesehatan dsb), kasih limitation (penyempitan lingkup, ex: di USA, Indo, usia >17 th dsb), alasan kenapa mosi itu layak untuk dibahas, definisi dan argumen singkat.
  2. Setelah itu, pembicara pertama kontra. Masih sama ruang lingkup argumennya kaya First Speaker of Pro-team. Bedanya, ditambahin sama rebuttal atau sanggahan
  3. Pembicara kedua pro kebagian speach urutan ketiga. Materi yg dia bahas : rebuttal buat pembicara pertama kontra, argumen dari aspek/side yg udah dibagi (misal dia sidenya health, ya dia bahas seputar health) + kasih fact.
  4. Pembicara kedua kontra. Sama kaya pembicara kedua pro.
  5. Pembicara ketiga pro. Konteksnya : Dia gaboleh kasih argumen tambahan, kerjaannya adalah rebuttal semua hal yang dia anggap menyimpang. Atau yang menurut team pro, team kontra itu salah karena ….(kasih alasan yang masuk akal dan meyakinkan + fact yang jelas), terus si pembicara ketiga ini juga bertugas kasih solution buat mosi yang depannya THW (The House Would).
  6. Pembicara ketiga kontra. Sama kaya pembicara ketiga pro.

Di dalam debate, ada yg disebut dengan POI (Point of Interuption). Semacem kayak interupsi gitu. Pas lawan lagi nyampein argumennya, kita nyanggah gitu deh. Waktunya ±15 detik.

Jadi debaters itu enak ga enak sebenernya.
Enaknya apa? Wawasan kita bisa digali supaya lebih luas lagi, ngelatih PD, belajar memahami pemikiran orang lain dan tentu saja—menantang.
Ga enaknya…..Tenaga lu bakal dikuras buat nyari materi dan ngubek2 info yang lo tau. Uh ini bagian terkeras.

Kayaknya segitu dulu deh perkenalan dari gue tentang debate. Kalo ada yg kelewat, nanti kapan2 gue revisi ulang.
Kalo ada yg kurang jelas, boleh tanya2 yaa.. Gratis wkwk
Gue gak jago, cuma kalo gue bisa bantu, insya Allah gue bantu.
Bhay. Wassalamualaikum.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s